Langsung ke konten utama

Mengungkap Rahasia! Jalur Passive Income Para Blogger


Beberapa dari kita yang menjadi blogger alias penggiat blogging tentu bertanya-tanya, “sudah sekian lama saya melakukan aktivitas blogging, tapi kenapa saya tak juga kaya seperti para blogger yang baru muncul kemarin sore? Apa yang mereka lakukan, yang tidak bisa kita lakukan?”. Jika benar pertanyaan ini ada di dalam benak Anda, maka senasiblah kita.

Senasib bukan berarti saya menyamaratakan, tetapi apa yang Anda alami sebagai seorang blogger yang belum bisa menikmati kesuksesan dari aktivitas blogging, juga pernah saya alami dalam waktu yang tidak singkat. Cukuplah sembilan tahun merasakan pahitnya kegagalan dalam berbisnis yang berbasiskan blogging.

Barangkali ada dari Anda yang bahkan mengalami kepahitan itu melebihi dari apa yang saya alami. Jadi saya tidak mengada ada kan? Kenyataannya benar kan? Buat orang-orang yang yakin bahwa dirinya bisa sukses, banyaknya kegagalan dan lamanya proses menuju sukses bukanlah penghambat untuk meraih sukses itu sendiri!

Sejatinya, blog adalah produk informasi digital. Namun blog tidak serta merta dapat menghasilkan income apabila tidak dikemas secara eksklusif, komersial dan memberikan nilai tambah yang dibutuhkan user / pengguna informasi. Mengkomersialkan blog adalah kegiatan yang legal, karena produk informasi digital dijamin oleh hukum.

Untuk itulah seorang blogger harus mengkomersialkan produk informasi digital yang dipublikasikannya agar menghasilkan income. Tanpa komersialisasi, akan sulit bagi seorang blogger untuk menghasilkan income disamping mempublikasikan informasi yang sifatnya tidak komersial seperti citizen journalism, informasi tips dan trik yang bermanfaat untuk umum.

Cara untuk menghasilkan income adalah dengan menjual produk informasi digital yang dapat didownload dan dimanfaatkan oleh user / pengguna informasi yang rela membayar untuk mendapatkan produk informasi tersebut. Blog berfungsi sebagai sarana pemasaran yang sifatnya mengedukasi pasar agar tertarik untuk membeli produk informasi digital tersebut.

Nah... buat blogger yang tertarik untuk menghasilkan passive income dari bisnis produk informasi digital, bisa mempelajarinya di G-Website. Di sini, Anda akan memperoleh ilmu praktis dan lengkap mengenai teknik membuat produk informasi digital hingga memasarkan produk tersebut kepada segmen pasar yang tepat.

Ilmu praktis yang diajarkan merupakan kristalisasi pengalaman dari guru internet marketing GM Susanto yang telah lama menekuni bisnis online, terutama bisnis produk informasi digital. Untuk mendistribusikan ilmunya ini, GM Susanto merancang pembelajaran online eksklusif dan mengkomersialkannya dengan brand G-Website.

Materi pembelajaran online G-Website sangat cocok buat Anda yang terbiasa belajar langsung praktek atau populer dengan istilah learning by doing atau learning by experience. Jadi, buat Anda yang mantap merintis bisnis produk informasi digital dan meraih passive income adalah pilihan tepat untuk belajar dan meraih sukses bersama G-Website.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayah

“Kamu jadi anak lelaki tidak boleh cengeng,” perkataan itu yang sampai sekarang masih terngiang-ngiang di telingaku dan selalu ke luar dari mulut ayah di saat aku kecil meminta sesuatu barang atau ketika aku kalah dalam berkelahi dengan temanku. “Kamu nanti akan jadi ‘pagar’ keluarga,” kata-kata itu juga sering dilontarkan ketika aku beranjak dewasa sampai berumah tangga. Saat itu aku pun bertanya “pagar” yang dimaksudnya itu, kemudian dia menjelaskan tradisi Minangkabau bahwa pagar itu melindungi kaum wanita di keluargaku yang satu sepersukuan. “Kaum wanita itu harus engkau jaga, memang engkau sebagai lelaki tidak akan mendapatkan tanah pusako, tapi peranannya adalah menjaga,” kalimat itu ke luar dari mulutnya di saat aku mengeluh. Perkataan ayah memang sangat menyentuh hati, dirinya tidak perlu memarahi dengan kata-kata kasar, tapi cukup dengan beberapa patah kata yang sarat makna filosofisnya. Sampai aku berumah tangga pun, ayah masih selalu memberikan wejangan-wejangan agar aku...

Sisa Hariku

Pada suatu hari di kota Surabaya terdapat seorang anak yang bernama Defi. Dia anak yang sangat sombong, nakal dan boros. Karena ibu dan ayahnya punya uang banyak ia selalu menghamburkannya dengan belanja membeli baju perhiasan dan lain lain, sampai pada saat pulang dari belanja kepalanya terasa sakit tetapi dia tidak menghiraukannya, sampai beberapa hari kemudian kepalanya terasa semakin sakit. Lalu orang tuanya membawanya ke rumah sakit. Ternyata kata dokter dia mengidap penyakit kanker otak yang sangat parah yang membuat hidupnya hanya tinggal 60 hari saja. 30 hari telah dilaluinya dengan kondisi lemah dan tak bersemangat. semenjak kejadian itu Defi menjadi anak pendiam dan jarang berbelanja dengan teman-temannya lagi. Pada saat sore sepulang sekolah ibu defi menemui Defi dan berkata “DEfi umurmu hanya tinggal 30 hari lagi bagaimana kalau kamu gunakan untuk meminta maaf kepada teman temanmu?” dengan perasaan agak sedih. “iya ma Defi coba” jawab defi dan dia la...
.... ... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1